Diskon 15% hemat hingga 200 ribu di pesanan pertama untuk Hair Loss atau Acne! Gunakan promo: DISKON15 Diskon 15% hemat hingga 200 ribu di pesanan pertama untuk Hair Loss atau Acne! Gunakan promo: DISKON15 Diskon 15% hemat hingga 200 ribu di pesanan pertama untuk Hair Loss atau Acne! Gunakan promo: DISKON15
Hubungi Kami
CART
CART
Jika anda sudah melakukan konsultasi atau memiliki akun, silakan Login disini.
NOTE: Jika sudah memiliki akun Elio, silakan login dengan email dan password yang sama.
Next step
Jawab pertanyaan dokter
Isi kuisioner singkat agar dokter dapat meninjau permasalahan kamu.
Selesaikan pemesanan
Selesaikan pemesananmu dan lakukan pembayaran.
Pengiriman cepat
Perawatanmu akan dikirim kemanapun kamu berada.
Dengan mengklik tombol Lanjut, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan dan Kebijakan Privasi yang berlaku.
CART
Login
Don’t have an account? SIGNUP

Berapa Durasi Ejakulasi yang Dinilai Sebagai Ejakulasi Dini?

Sex
22 October 2020

Preview 30 Seconds

Meski ejakulasi dini adalah masalah yang wajar dialami para pria, tapi bukan berarti hal itu dibiarkan saja. Ejakulasi dini bisa mengganggu kehidupan seksual seseorang karena merasa gagal dalam mendapatkan kepuasan seksual. Meski tiap pria memiliki durasi yang berbeda dalam ejakulasi. Tapi, ada durasi tertentu yang dianggap terlalu dini dibandingkan ejakulasi pada normalnya.

Ejakulasi dini merupakan kondisi ketidakmampuan pria untuk mengontrol ejakulasi dan kesulitan untuk menunda ejakulasi. Ejakulasi dini terjadi ketika sperma keluar dalam waktu singkat sebelum atau sesaat setelah penetrasi.

Melansir dari data NCBI Journal, ejakulasi dini adalah salah satu gangguan seksual pria yang paling umum dan diperkirakan terjadi pada 4% - 39% pria. Ejakulasi dini merupakan hal yang wajar terjadi pada pria. Namun, meski begitu ejakulasi dini tetap akan mengganggu kehidupan seksual pria dan pasangannya.

Tanda Pria Mengalami Ejakulasi Dini

Meski ejakulasi dinilai wajar terjadi pada pria, tapi masalah ejakulasi dini kadang masih membingungkan bagi pria itu sendiri. Masih sering menebak apakah ia benar mengalami ejakulasi dini dan faktor apakah yang menyebabkan ia mengalami ejakulasi dini.

Kamu harus menemui praktisi kesehatan yang ahli di bidangnya untuk memastikan hal tersebut. Namun, kamu masih bisa mengetahui tanda-tandanya. Berdasarkan Mayo Clinic, berikut tanda kamu mengalami ejakulasi dini :

  • Selalu atau hampir selalu ejakulasi dalam satu menit setelah penetrasi
  • Tidak dapat menunda ejakulasi selama hubungan intim sepanjang waktu atau hampir sepanjang waktu
  • Merasa tertekan dan frustrasi, serta cenderung menghindari keintiman seksual sebagai hasilnya

Faktor psikologis dan biologis juga dapat berperan dalam ejakulasi dini. Meski banyak pria merasa malu membicarakannya, ejakulasi dini adalah kondisi yang umum dan bisa diobati. Pengobatan, konseling, dan teknik seksual yang menunda ejakulasi atau kombinasi dari semuanya dapat membantu meningkatkan kehidupan seks kamu dan pasangan.

Tipe Ejakulasi Dini

Menukil dari nhs.uk, ejakulasi dini terbagi menjadi dua tipe, yaitu :

1. Ejakulasi dini primer

Ejakulasi yang terjadi secara sering sehingga kamu selalu memiliki masalah dengan ejakulasi dini. Pada ejakulasi jenis ini kamu terbilang sering mengalami ejakulasi dini.

Penyebab ejakulasi dini primer biasanya dari faktor psikologis, seperti pengalaman seksual traumatis pada usia dini.

2. Ejakulasi dini sekunder

Ejakulasi yang terjadi baru-baru ini, kamu belum lama mengalami ejakulasi dini. Ejakulasi dini sekunder dapat disebabkan oleh faktor psikologis dan fisik. Penyebab fisik bisa termasuk terlalu banyak minum alkohol dan radang kelenjar prostat (prostatitis).

Sedangkan mengutip dari health.detik.com, ada empat jenis ejakulasi dini yang dialami oleh pria. Berikut tipe ejakulasi dini yang didasarkan dari Between Us Clinic :

1. Lifelong premature ejaculation

Kondisi di mana ejakulasi dini terjadi pada pria selama hidupnya, bahkan sejak pengalaman seksual pertamanya. Ejakulasi jenis ini disebabkan oleh faktor genetik.

2. Acquired premature ejaculation

Pada kondisi ini, pria memiliki kehidupan seks yang normal, tapi ada saat di mana ia mengalami ejakulasi dini. Faktor penyebabnya bisa karena stres atau kecemasan yang berkaitan dengan pekerjaan, keuangan, bahkan hubungan intim itu sendiri.

3. Subjective premature ejaculation

Pria mengira ia mengalami ejakulasi dini sehingga ia akan mendatangi dokter untuk mencari kepastian. Namun, meski dokter sudah memberikan pernyataan bahwa ia nggak mengalami masalah waktu dalam ejakulasi tapi ia tetap merasa ada masalah dan berkeinginan untuk memiliki durasi yang lebih lama.

4. Variable premature ejaculation

Ejakulasi yang terjadi secara nggak teratur dan nggak konsisten, di mana pria mengalami ejakulasi standar. Ia akan mengalami ejakulasi sebelum waktunya dalam beberapa momen tertentu saat berhubungan.

Berapa Durasi Ejakulasi yang Dinilai Terlalu Cepat?

Ejakulasi dini merupakan kondisi di mana orgasme terjadi lebih cepat dan di luar keinginan, baik sebelum atau sesaat setelah penetrasi. Orgasme pada pria terjadi dengan keluarnya sperma saat berhubungan, bahkan saat masturbasi.

Sebetulnya nggak ada patokan khusus terkait waktu finish seorang pria dalam berhubungan seksual. Tiap pria memiliki wkatu orgasme yang berbeda, tergantung kondisi pria tersebut dan situasi yang terjadi pada saat ia berhubungan seksual.

Mengutip dari HealthGuide, sebuah penelitian meminta 500 pasangan untuk menekan stopwatch saat melakukan penetrasi. Durasi yang dilaporkan berkisar dari 33 detik hingga 44 menit. Tetapi rata-rata untuk seks vaginal adalah tiga sampai tujuh menit — tepatnya 5,4 menit.

Waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk melakukan ejakulasi secara normal berada di 4 – 5 menit. Sedangkan untuk waktu ejkaluasi bagi penderita ejakulasi dini berada pada waktu 30 – 60 detik atau kurang dari dua menit setelah penetrasi seksual.

Selain itu, ejakulasi dini juga terjadi bahkan ketika baru mendapatkan rangsangan yang minim dan membuat pria merasa nggak bisa memuaskan pasangannya sehingga gairah seksual dapat menurun dalam waktu yang lama.

Ejakulasi dini masih bisa diatasi dengan terapi seksual, olahraga rutin, dan menerapkan gaya hidup sehat dengan menghindari minuman beralkohol, rokok, dan menjaga pola makan dengan nutrisi tepat.

Kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter ahli untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan Stamina Cream yang bekerja mengatasi sensitivitas alat vital untuk menunda ejakulasi sehingga dapat berhubungan lebih lama.

Related Article