Diskon 15% hemat hingga 200 ribu di pesanan pertama untuk Hair Loss atau Acne! Gunakan promo: DISKON15 Diskon 15% hemat hingga 200 ribu di pesanan pertama untuk Hair Loss atau Acne! Gunakan promo: DISKON15 Diskon 15% hemat hingga 200 ribu di pesanan pertama untuk Hair Loss atau Acne! Gunakan promo: DISKON15
Hubungi Kami
CART
CART
Jika anda sudah melakukan konsultasi atau memiliki akun, silakan Login disini.
NOTE: Jika sudah memiliki akun Elio, silakan login dengan email dan password yang sama.
Next step
Jawab pertanyaan dokter
Isi kuisioner singkat agar dokter dapat meninjau permasalahan kamu.
Selesaikan pemesanan
Selesaikan pemesananmu dan lakukan pembayaran.
Pengiriman cepat
Perawatanmu akan dikirim kemanapun kamu berada.
Dengan mengklik tombol Lanjut, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan dan Kebijakan Privasi yang berlaku.
CART
Login
Don’t have an account? SIGNUP

Waspadai Gaya Hidup Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi di Masa Muda

Sex
2 October 2020

Preview 30 Seconds

Disfungsi ereksi merupakan gangguan seksual pria yang bukan hanya menyerang pria yang lanjut usia saja, tapi juga pria yang masih berusia muda. Penyebabnya bukan hanya pada organ tubuh dan sistem sirkulasi tubuh saja, tapi juga gaya hidup yang nggak sehat yang seringnya dianggap sepele.

Secara umum penyebab disfungsi ereksi terbagi menjadi dua, yaitu faktor fisik dan psikologi. Namun, pada usai muda, penyebabnya nggak cuma itu aja, tapi juga pada gaya hidup yang nggak sehat dan pola makan yang nggak diatur.

Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan pria untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi saat berhubungan seksual. Kondisi tersebut bisa muncul berulang dan dapat mengganggu kehidupan seksual seseorang, baik penderitanya maupun pasangannya.

Masalah disfungsi ereksi biasanya dialami oleh pria yang sudah lanjut usia. Tapi, sayangnya hal itu nggak selalu berlaku karena sekarang mulai banyak pria yang mengalami disfungsi ereksi meski usianya masih muda.

Penyebab Disfungsi Ereksi di Masa Muda

Disfungsi ereksi umumnya terjadi pada pria yang sudah berusia lanjut. Namun, kini sudah banyak pria di bawah usia 40 tahun yang mengalami disfungsi ereksi.

Ereksi merupakan sebuah proses yang melibatkan kinerja otak, hormon, saraf, dan sistem peredaran darah serta otot. Hal-hal tersebut bekerja bersamaan untuk membuat penis ereksi. Nah, jika salah satu hal tersebut ada yang terganggu fungsinya, maka seorang pria nggak akan bisa mendapatkan atau mempertahankan ereksinya atau yang disebut dengan disfungsi ereksi.

Pada usia yang sudah lanjut, gangguan disfungsi ereksi biasanya disebabkan karena menurunnya kualitas organ-organ dan fungsi-fungsi yang dibutuhkan untuk mendapatan atau mempertahankan ereksi.

Secara garis besar penyebab disfungsi ereksi di masa muda dikelompokkan dalam dua faktor.s

1. Faktor fisik

Kondisi fisik sangat memengaruhi kemampuan ereksi pria karena untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi membutuhkan kondisi fisik yang sehat dan sirkulasi yang normal. Jika sirkulasi darah terhambat, maka aliran darah ke penis juga terganggu dan otomatis penis akan kesulitan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi karena kekurangan aliran darah.

Penyakit darah tinggi juga membuat pembuluh darah mengalami penyempitan sehingga aliran darah kesulitan untuk masuk ke penis. Selain itu, pada faktor fisik terdapat beberapa penyebab lain, di antaranya :

  • Hormon yang nggak seimbang
  • Peyronie, yaitu mengembangnya jaringan parut fibrosa pada penis yang menyebabkan penis melengkung dan kesakitan ketika mengalami ereksi
  • Mengalami masalah pada prostat, panggul, sumsum tulang belakang, dan kandung kemih. Masalah pada organ dan bagian tersbut bisa berpengaruh terhadap gangguan ereksi

2. Faktor psikologis

Jika pada pria yang sudah lanjut usia, penurunan fungsi organ tubuh menjadi penyebab paling besar pada kasus disfungsi ereksi. Namun, pada pria yang masih berusia muda kebanyakan disebabkan oleh faktor psikologis, seperti stres atau cemas.

Stres atau depresi bisa menurunkan libido atau gairah seksual yang menyebabkan kesulitan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Selain itu, masalah pada hubungan dengan pasangan juga turut andil dalam menciptakan emosi yang nggak seimbang sehingga menjadi penyebab penurunan gairah seksual.

Gaya Hidup Menjadi Pemicu Disfungsi Ereksi di Masa Muda

Faktor psikis bukan menjadi satu-satunya penyebab disfungsi ereksi di masa muda. Gaya hidup juga menyumbang faktor penyebab disfungsi ereksi. Gaya hidup yang nggak sehat menjadi hal yang tampak sepele namun memberikan dampak cukup besar terhadap gangguan kesehatan seksual.

1. Merokok

Hal yang sering dan umum dilakukan para pria di Indonesia, apalagi merokok sejak remaja. Hal itu memang terlihat biasa, tapi diam-diam menjadi tabungan masalah di kemudian hari, terutama untuk organ vital pria.

2. Minuman beralkohol

Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan juga berpengaruh pada kesehatan seksual. Alkohol bisa mengurangi aliran darah ke penis dan menghambatnya mengeras secara optimal. Minuman beralkohol memang bisa membuat rileks, namun jika pada porsi yang cukup. Tapi, jika berlebihan dalam mengonsumsinya maka akan menimbulkan masalah.

3. Kelelahan psikis

Banyaknya kegiatan yang dilakukan atau beban selama pandemi bisa menyebabkan sesorang kelelahan secara fisik dan mental sehingga dapat mengakibatkan seseorang mengalami stres. Ketika stres, kadar kortisol dalam tubuh akan meningkat dan memblokir efek testosteron yang sangat berpengaruh terhadap seksualitas pria.

4. Obesitas

Gaya hidup yang nggak memperhatikan asupan gizi dan lemak seimbang akan menyebabkan tubuh kelebihan lemak dan menjadi obesitas. Kegemukan dinilai memiliki kadar testosteron yang rendah dan mempengaruhi pengerasan pembuluh darah sehingga pria kesulitan untuk mendapatkan ereksi.

Jika kamu mengalami gangguan ereksi berkali-kali, maka sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganannya. Kamu juga bisa berkonsultasi dengan aman dan terjamin kerahasiaannya di norm.id dan mendapatkan solusi secara medis dari dokter ahli tanpa perlu dating ke klinik atau rumah sakit. Cukup lewat ponsel, kamu sudah bisa berkonsultasi dan mendapatkan solusi disfungsi ereksi secara mudah dan praktis.

Bersamaan dengan itu, kamu juga wajib mengubah gaya hidup lebih sehat dan memperhatikan pola makan serta olahraga teratur untuk menjaga aliran darah tetap normal. Jaga pikiran untuk tetap positif dan rileks serta mencukupi kebutuhan istirahat kamu.

Related Article